Peluang Profesi di Era Teknologi Informasi


“Idealnya seorang analis media berasal dari jurusan ilmu komunikasi, tapi tidak menutup kemungkinan berangkat dari disiplin ilmu lain, misal dari sastra karena apa yang dianalisis berkaitan dengan bahasa (wacana)”.

Wacana Bersama

IMG-20160513-WA0018-1Media analyst, tidak semua orang  tahu profesi ini. Profesi ini tidak setenar profesi jurnalis yang banyak diminati pada umumnya. Dikalangan mahasiswa sendiri profesi ini masih jarang dibicarakan. Informasi yang sedikit mengenai profesi ini juga menjadi salah satu alasan banyak orang yang tidak mengetahui keberadaan profesi ini.

Di Indonesia profesi ini sudah berkembang, terutama di Jakarta. Hal ini bisa dilihat dari trend media digital yang terus berkembang. Ahmad Rafly Anhar adalah seorang senior analis media di salah satu perusahaan swasta di Jakarta. Menurut pria yang pernah belajar di Universitas Indonesia ini analis media adalah sebuah profesi. Di mana tugasnya adalah menganalisis berita yang ada di media, baik itu media cetak (koran, tabloid, majalah), maupun media elektronik termasuk media sosial. Analisis berita yang dilakukan meliputi analisis judul berita, isi berita, penulis berita, dan sebagainya.

Kajian dan teori-teori analisis dapat membantu tugas dari seorang analis media. Teori yang biasa digunakan untuk menganalisis…

Lihat pos aslinya 143 kata lagi

Iklan
Tulisan ini dipublikasikan di Tak Berkategori. Tandai permalink.

Tinggalkan Balasan

Isikan data di bawah atau klik salah satu ikon untuk log in:

Logo WordPress.com

You are commenting using your WordPress.com account. Logout / Ubah )

Gambar Twitter

You are commenting using your Twitter account. Logout / Ubah )

Foto Facebook

You are commenting using your Facebook account. Logout / Ubah )

Foto Google+

You are commenting using your Google+ account. Logout / Ubah )

Connecting to %s