Perbincangan Mengenai Hari Lahirnya Pancasila Tidak Hanya di Indonesia, Tetapi Juga di Negara Lain di Dataran Asia dan Tanah Eropa

oleh: Ahmad Ra(fly) Anhar

 

“Ketuhanan Yang Maha Esa”, demikian bunyi sila pertama dari lima sila dasar Negara Kesatuan Republik Indonesia, yaitu Pancasila. Bunyi dan makna dari kelima sila dalam Pancasila sesungguhnya begitu besar pengaruhnya bagi bangsa. Oleh karenanya, usaha menjaga ataupun mengimplementasikan nilai-nilai yang terkandung di dalam Pancasila menjadi tugas bersama bagi tiap warga negara.

Gambar

Betapa pentingnya kedudukan Pancasila bagi bangsa dan negara, maka setiap tanggal 1 Juni selalu diperingati sebagai Hari Lahirnya Pancasila. Rasa nasionalisme dan kebangsaan tiap warga negara pun terlihat ketika memperingati hari tersebut di seantero nusantara. Tidak hanya dapat dilihat dari beragam kegiatan maupun upacara, tetapi juga terlihat dari bentuk nyata lainnya. Ucapan rasa kebanggaan terhadap Pancasila yang ditunjukkan oleh masyarakat atau warga negara juga terpantau melalui perbincangan di sosial media.

Gambar

Lembaga pemantau media, Awesometrics menangkap fenomena perbincangan mengenai ucapan masyarakat terkait Hari Lahirnya Pancasila. Berdasarkan beberapa kata kunci (keyword) #harilahirnyapancasila, #harikelahiranpancasila, #harilahirpancasila didapat sekumpulan data. Jumlah penyebutan mengenai ketiga kata kunci tersebut pertanggal 1 Juni 2014 sebesar 734 mention banyaknya. Dengan puncak tren perbincangan terbesar terjadi sekitar pukul 01.00 WIB yang diinisiasi oleh akun @INDONESIAinLOVE yang bercerita mengenai sejarah lahirnya Pancasila.

Gambar

Berdasarkan hasil pantauan lainnya, Awesometrics juga menemukan fenomena yang menarik mengenai rasa kebangsaan warga negara. Ternyata ditemukan data bahwa sebaran perbincangan mengenai peringatan Hari Lahirnya Pancasila tidak hanya dibicarakan di Indonesia saja. Melainkan pula di negara lain, di dataran Asia dan tanah Eropa.

Gambar

Perbincangan terkait peringatan Hari Lahirnya Pancasila yang juga ditemukan di luar Indonesia menunjukkan bahwa nilai-nilai Pancasila berpengaruh besar terhadap rasa nasionalisme kebangsaan bagi tiap warga negara. Mungkin lantunan lagu Tanah Air, “biar pun saya pergi jauh, tidak kan hilang dari kalbu” yang dapat menggambarkan ungkapan rasa cinta tanah air bagi warga negara yang tengah berada jauh di sana.

 

*Untuk mengetahui informasi-informasi lainnya dapat ikuti akun Twitter @Awesometrics 

Respon Masyarakat Terkait Peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia di Ranah Sosial Media

oleh: Ahmad Ra(fly) Anhar

Gambar peringatan “Dilarang Merokok” atau “No Smoking” sering kita jumpai di mana-mana. Dan biasanya terpampang di sudut ruang publik di depan pandangan kedua bola mata. Namun gambar peringatan tersebut tampaknya hanyalah sebatas pemanis ruangan dan penyedap pandangan saja.

Gambar

Terkait hal tersebut, pada hari kemarin tanggal 31 Mei 2014, ternyata diperingati sebagai Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Tujuan diperingatinya hari tersebut adalah untuk menyadarkan betapa buruknya dampak kebiasaan merokok bagi kesehatan para penikmatnya.

Hari Tanpa Tembakau diperingati hampir tiap tahunnya dan ramai dikampanyekan di berbagai belahan dunia, tidak terkecuali di Indonesia. Bahkan peringatan mengenai hal itu pun ramai diperbincangkan di sosial media. Adalah Awesometrics, lembaga pemantau media, yang berhasil menangkap fenomena perbincangan di sosial media dalam sekumpulan data.

Gambar

Melalui pencarian dengan ragam kata kunci (keyword), seperti #HariTanpaTembakau, #haritanpatembakausedunia, #hariantitembakausedunia, #hariantitembakau, Awesometrics berhasil mendapatkan sejumlah data. Jumlah perbincangan per-tanggal 31 Mei 2014, perihal kata kunci tersebut di ranah sosial media (twitter & Facebook) sebesar 691 mention banyaknya. Sementara itu sebaran jumlah perbincangan di berbagai daerah di Indonesia didominasi oleh beberapa kota besar di Pulau Jawa, seperti Jakarta, Bandung, Malang, dan Yogyakarta.

Gambar

Perbincangan masyarakat seputar Hari Tanpa Tembakau lebih banyak mengenai peringatan akan bahayanya kebiasaan merokok bagi kesehatan si perokok itu sendiri maupun orang disekitarnya. Salah satu kicauan (twit) yang banyak di-retweeted yaitu berasal dari akun Twitter @dr_irzan yang mempertanyakan relevansi peraturan mengenai peringatan bahaya merokok dengan tingkat kesadaran para penikmatnya. Sedangkan akun @infosihat2u memaparkan info mengenai profil perokok sekaligus menyindir perilaku mereka.

Gambar

Dari data tersebut, dapat disimpulkan bahwa dukungan masyarakat begitu besar terkait peringatan Hari Tanpa Tembakau Sedunia. Terutama mengenai bahaya kebiasaan merokok bagi kesehatan serta relevansi terhadap regulasi yang mengaturnya.

*untuk informasi lainnya dapat dilihat di Akun Twitter @Awesometrics