Curahan Hati Seorang Dayat

Pada hari itu, saya sedang sedih di depan rumah. Saya memikirkan kapan saya bisa sekolah lagi karena saya ingin sekolah lagi dan ingin mengejar cita-cita menjadi seorang guru. Saya berharap, saya bisa sekolah lagi.

Gambar

Beberapa hari kemudian, Bang Sating menawarkan saya sekolah lagi. Saya merasa sangat senang karena bisa sekolah lagi. Karena sudah dua tahun saya tidak sekolah. Saya akhirnya pun bisa masuk “SMP”.

Pada hari itu disaat masuk sekolah pertama, saya malu karena diperkenalkan dengan satu-persatu guru yang mau mengajar anak-anak saungelmu oleh  Bang Sating. Dan Bang Sating lah yang menjadi kepala sekolah.

Saya sangat senang karena bisa sekolah lagi. Berkat sekolah di saungelmu saya menjadi pintar, tidak bodoh lagi. Kalau tidak ada sekolah di saungelmu, saya tidak bisa melanjutkan sekolah.*

 

*penulis; Hidayatullah, lebih dikenal dengan Dayat, peserta didik di saungelmu kelas B, usia 16 tahun.

Iklan