Alangkah geli-nya (negeri ini)

Terinspirasi dari sebuah film garapan artis kondang yang menggambarkan keadaan sosial di tanah air pada saat sekarang, Alangkah lucunya negeri ini. Menggugah hati untuk bercerita terkait hal tadi. Di saat sedang maraknya terjadi rentetan tragedi; teror bom di sana-sini, kisruh peremejaan PSSI, tarik-ulur rencana gedung mewah menjulang tinggi, hingga konser expensive artis luar negeri. Bahkan kisah seorang polisi yang memiliki obsesi menjadi penyanyi dan penari. Yang semuanya itu terangkum dalam beragam kejadian pada beberapa hari ini.

Beginilah potret negeri ini. Geli, jika merenungkan hal-hal tadi. Tawa dan sedih bercampur dalam diri. Di satu sisi darah mendidih mendengar berita tentang peledakan bom bunuh diri. Namun di sisi lainnya, terhibur oleh gerak elok seorang polisi. Kedua contoh tadi hanya sekelumit kejadian yang membuat geli.

Harusnya bangsa ini sudah berkaca diri. Mau sampai kapan negeri yang dicintai seperti ini. Masyarakat mudah terprovokasi olah beragam opini. Rakyat mudah termobilisasi oleh beragam berita yang disusupi. Sehingga dapat dengan mudah terjerembab dalam suatu ideologi yang bertentangan dengan konstitusi, apa lagi nurani.

Untuk itu mari bersama berintrospeksi diri. Saling mengingatkan, menegur ke arah kebaikan, serta tumbuhkan kembali kearifan bangsa ini. Menumbuh-kembangkan nilai-nilai kekeluargaan, seperti menjalin silahturahmi. Karena dengan demikian, maka kepercayaan di antara anak bangsa semakin terpelihara dan lestari. Dengan begitu, tak mudah terprovokasi apalagi termobilisasi oleh suatu ideologi yang dapat merugikan bangsa ini. Agar kedamaian di negeri ini abadi.

(sampahfly,240411)